Menjelang berakhirnya program kompetisi kampus merdeka 2023, mahasiswa melakukan agro expo dengan tujuan untuk menampilkan berbagai jenis dan macam produk yang telah dihasilkan selama mengikuti kegiatan membangun desa melalui KKN-T dan studi independen pertanian berkelanjutan pada Sabtu 16 Desember 2023.

Lokus dua aktivitas tersebut yang berada di Kabupaten Bone Bolango sehingga kegiatan dibuka langsung oleh plt Bupati Bone Bolango Ibu Dr. Merlan S. Uloli, SE, MM dengan bertempat di Desa Monano, Kecamatan Bone.

Pada kegiatan tersebut bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Ichsan Gorontalo khususnya Fakultas Pertanian yang telah menerjunkan mahasiswa Agroteknologi untuk melakukan pengabdian dan pembejalaran kepada masyarakat di Desa Monano Kecamatan Bone sehingga dapat membantu peningkatan ketahanan pangan Desa.

Berbagai macam produk sayuran dihasilkan selama lebih dari 4 bulan mahasiswa berkegiatan diantaranya kacang panjang, mentimun, tomat, terung, kacang tanah, kangkung, cabai rawit dan pakcoy. Selain itu mahasiswa telah membuat sejarah dengan membangun lahan sawah pertama di wilayah Bone Pesisir.

Selain itu apresiasi juga disampaikan bupati karena mahasiswa telah membantu masyarakat dengan membuat teknologi tepat guna yaitu alat pemipil cengkeh yang mampu mengefisiensikan waktu dan biaya hingga 75 %.

Pada kegiatan tersebut, berbagai macam produk yang dipamerkan dan habis dibeli oleh rombongan bupati yang hadir serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan agro expo juga menampilkan beberapa produk pupuk padat dan cair yang dihasilkan oleh mahasiswa KKN-T maupun mahasiswa program studi independen.

Bagikan Berita Ini :

Dalam upaya untuk mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan, lebih dari 25 peserta pelatihan pembuatan pestisida nabati yaitu petani, masyarakat dan mahasiswa di Desa Bulontalangi Timur mengikuti kegiatan pelatihan oleh TIM PKM Dari Universitas Ichsan Gorontalo pada hari Sabtu tanggal 7 Oktober 2023. “Pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan petani tentang cara membuat pestisida nabati yang efektif dan aman.” tutur Ketua TIM I Made Sudiarta, Sabtu (7/10/2023).

Suwandi Said, selaku Kepala BPP Bulango Timur Kabupaten Bonebolango menjelaskan, “Pestisida nabati adalah alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan dibandingkan dengan pestisida kimia. Pestisida nabati ini dapat dibuat dengan bahan-bahan alami seperti daun pepaya, umbi gadung, buah maja, dan tanaman lainnya, yang memiliki sifat-sifat pengendalian hama yang efektif.” Ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan pelatihan.

Peserta pelatihan belajar bagaimana mengidentifikasi dan mengumpulkan bahan-bahan alami, serta cara mengolahnya menjadi pestisida nabati yang dapat digunakan dalam pertanian mereka. Mereka juga diberikan panduan tentang dosis yang tepat dan cara aplikasi yang benar

Peserta pelatihan sangat antusias tentang peluang yang diberikan oleh pelatihan ini. Bapak Yahya Ngoiyo, salah seorang petani milenial yang hadir, berkomentar, “Saya sangat senang bisa belajar cara membuat pestisida nabati. Ini adalah langkah besar menuju pertanian yang lebih berkelanjutan dan sehat untuk tanah kita.”

Milawati Lalla salah satu anggota TIM PKM disela-sela kegiatan pelatihan menambahkan kegiatan seperti ini memberikan harapan bahwa pertanian di masa depan akan lebih berfokus pada keseimbangan alam dan keberlanjutan lingkungan, sambil tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk pertanian yang aman dan berkualitas tinggi.

Bagikan Berita Ini :

Desa Bongopini, yang terletak di Kabupaten Bone Bolango, menjadi pusat kegiatan inovatif dengan diluncurkannya usaha baru oleh Unit Usaha Mahasiswa (UKM) Magister Manajemen (MM) Universitas Ichsan Gorontalo.

Workshop dengan Tema “Membangun Jiwa Technopreneurship di Era Milenial” Yang di laksanakan di Aula Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila pada hari Minggu (25 Juni 2023) diberi nama Kelorbite, dan menggunakan bahan baku kelor. Acara ini dihadiri oleh pemuda, pemudi, dan ibu-ibu di desa tersebut, serta mendapat sambutan hangat dari Ayahanda Ismet Latif, S.Pd, selaku Kepala Desa Bongopini.

Workshop ini juga menghadirkan beberapa pakar ekonomi sebagai pembicara, termasuk Bapak Dr. Ariawan S.Psi, SE., MM, dan Bapak Syamsul SE., MM, yang memberikan wawasan mengenai aspek ekonomi.

Selain itu, pakar energi terbarukan, Bapak Steven Humena, ST., MT, juga memberikan pengetahuan dalam bidang tersebut.Dalam konteks pertanian, pakar pertanian, Bapak Syamsir SP, MP, turut berpartisipasi dalam acara ini untuk memberikan pandangan yang berharga.

Dalam sambutannya Ayahanda Desa Bongopini Ismet latif menyampaikan harapannya “agar kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan terus menerus, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan potensi desa untuk kesejahteraan warganya”.

” Saya berharap agar Program Studi Magister Manajemen dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan desa Bongopini melalui Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendorong perkembangan desa mereka”, Terang Ismet.

Selain itu Ketua Prodi Magister Manajemen Dr. Ariawan, MM menyampaikan “Workshop ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan technopreneurship kepada peserta, serta memotivasi mereka untuk mengembangkan diri dalam era milenial yang dipenuhi dengan inovasi dan teknologi”

“UKM Kelorbite kedepan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pengembangan desa dan kesejahteraan masyarakat setempat sesuai dengan harapan kita semua”. Tutup Ariawan.

Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Ichsan Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam menghubungkan dunia akademik dengan dunia nyata demi memberikan kontribusi positif dalam pengembangan masyarakat. (RT)

Bagikan Berita Ini :

Dilatarbelakangi dengan melihat ketidaksukaan anak-anak dalam mengkonsumsi sayuran terutama sayur bayam, padahal berdasarkan hasil penelitian sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral.

Sehingga berbekal ilmu dari matakuliah Teknologi Buah dan Sayur, kewirausahaan, dan matakuliah pengolahan pangan, memotivasi kelompok mahasiswa Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo untuk membuat diversifikasi olahan bayam yaitu dengan mengolahnya menjadi kerupuk.

Kerupuk merupakan cemilan yang disukai segala usia dan biasanya dikonsumsi bersama nasi.
Ide usaha kerupuk bayamku ini lolos mendapat bantuan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Perguruan Tinggi pada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2023.

“Saya sangat bersyukur mahasiswa Prodi kami (Prodi THP) aktif mencarikan solusi2 bagi permasalahan yang ada di Masyarakat.

Saya berharap program ini dapat berjalan lancar, menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya di Prodi kami untuk melakukan hal yang sama serta menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru untuk masuk ke Prodi Teknologi Hasil Pertanian” ujar Tri Handayani, Ketua Prodi Teknologi Hasil Pertanian Unisan.

Bagikan Berita Ini :

Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo laksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda Magister (S2) dan Sarjana (S1) angkatan XXVI (26), Rabu (21/06/2023).

Agenda yang dilangsungkan di gedung Grand Sumber Ria itu juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) GOSULUTTENG, Munawir Sadzali Razak.

Tahun ini, mahasiswa yang berhasil di wisuda berjumlah 518 orang yang terdiri dari, 11 Magister (S2) dan 507 Sarjana (S1).

“Wisuda tahun ini menjadi spesial karena di tahun ini kita sudah mewisuda angkatan pertama Magister Hukum (S2), dan Insya Allah tahun depan dilanjutkan dengan Magister Manajemen juga”, Ucap Rektor Unisan, Abdul Gaffar Latjoke saat ditemui usai pelaksanaan wisuda selesai.

Kata Gaffar, Program Magister ini ialah untuk memenuhi kebutuhan “SDM” yang ada (Sumber Daya Manusia) di lingkungan Unisan Gorontalo.

” Wisuda tahun ini juga kami selenggarakan hanya selama 2 kali, yakni juli dan Desember nantinya”Jelasnya

Terakhir, Gafar berpesan agar para wisudawan yang tahun ini lulus, dapat bisa mempersembahkan sumbangsihnya kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Bagikan Berita Ini :

Senin, 6 Februari 2023 bertempat di ruang prodi fakultas pertanian Unisan, laporan akhir magang MBKM bertempat di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang berubah nama menjadi Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Gorontalo yang telah dilaksanakan oleh 5 mahasiswa dengan rekognisi beberapa mata kuliah.

Laporan akhir magang dikumpulkan ke ketua program studi Teknologi Hasil Pertanian dan Agribisnis . Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan sejak bulan September 2022.

5 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan bahwa pengalaman Magang MBKM adalah pengalaman yang mendekatkan mahasiswa di dunia kerja dan menjadi modal jika nanti telah selesai menyelesaikan program sarjana di Faperta Unisan.

Pasca menyelesaikan magang MBKM, selanjutnya mahasiswa fokus melaksanakan penelitian dan memprogramkan skripsi atau tugas akhir di semester genap, sehingga diharapkan dapat menyelesaikan program sarjana di bulan Agustus 2023

Bagikan Berita Ini :

Senin, 19 Desember 2022 bertempat di kantor Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Provinsi Gorontalo yang dulu bernama BPTP Gorontalo Kementerian Pertanian dilaksanakan kegiatan prestasi laporan akhir magang yang dirangkaikan dengan ujian Magang MBKM oleh 4 mahasiswa Fakultas Pertanian yaitu Neisy Mamonto, Astrid Niode, Yusran Paneo dan Ikran Abudi, turut hadir pada kegiatan tersebut adalah dosen pembimbing lapangan bapak Muhammad Sudirman Akilie, M.Si, para dosen pengampu mata kuliah dari ibu Dr.Indriana, Ulfira Ashari, M.Si, Satriawati Pade, M.Si yang direkognisi di program magang ini. Selain itu turut hadir Kaprodi THP ibu Tri Handayani, M.Sc dan wakil Dekan bidang akademik dan kemahasiswaan bapak Muh Iqbal Jafar, M.P. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kepala BSIP, Pembimbing Mitra dan Staf sebagai tuan rumah tempat penyelenggaraan riset keilmuan 3 bulan melibatkan 5 mahasiswa yang diintegrasikan dengan magang mahasiswa 3 bulan dengan total lama kegiatan menjadi 6 bulan atau setara dengan perkuliahan 20 SKS selama 900 jam/semester. Pihak BSIP menyampaikan bahwa kegiatan Magang yang dilakukan oleh 5 mahasiswa Faperta Unisan ini sangat membantu program kegiatan lembaga BSIP khususnya membantu pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID), karena mahasiswa magang berkontribusi menginput data dan informasi ungkapnya.

Bagikan Berita Ini :

Hari Rabu, 7 Desember 2022 terdapat 11 mahasiswa prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo melakukan kunjungan industri ke PT Harvest Gorontalo Indonesia dalam rangka mata kuliah manajemen industri pangan yang diprogramkan mahasiswa semester 5. Kegiatan ini adalah bagian dari kegiatan MBKM yaitu mahasiswa mengambil MK diluar Prodi dalam satu Fakultas dan Kampus yang sama. Selain itu, kunjungan ini adalah untuk mengkonfirmasi bahwa apakah materi yang didapatkan mahasiswa telah sesuai dengan praktik yang ada di Industri Pangan. Mata kuliah ini diampuh oleh bapak Muhammad Sudirman Akilie, sebagai dosen yang bertanggung jawab terhadap capaian pembelajaran dan kompetensi yang diharapkan dari mata kuliah ini.

Bagikan Berita Ini :