Universitas Ichsan Gorintako (Unisan) berhasil meraih dana hibah dalam Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024. Dana hibah ini disalurkan berdasarkan Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0459/E5/PG.02.00/2024, tanggal 30 Mei 2024. Proposal penelitian dan pengabdian masyarakat dari para dosen telah melalui evaluasi ketat oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPTM).

Ketua Lembaga Penelitian, dan Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat, menyampaikan apresiasi atas penerimaan dana hibah ini. Mereka berharap agar dosen-dosen Unisan dapat melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan baik serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kepada masyarakat.

Penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para dosen diharapkan dapat memberikan manfaat yang konkrit bagi masyarakat serta membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Unisan Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat guna meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Bagikan Berita Ini :

BIMTEK PENYUSUNAN DOKUMEN RPL (REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU)
DALAM LINGKUP YPIPT ICHSAN
Narasumber : Dr. Muchtar R. Ahmad, M.Si (Sekretaris LP3M UNG)

Dilaksanakan tanggal 29 Mei 2024 di Aula lantai 3 Universitas Ichsan Gorontalo dan diikuti oleh seluruh pimpinan Perguruan Tinggi lingkup Yayasan PIPT Ichsan

Bagikan Berita Ini :

Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Dong-A, sebuah perguruan tinggi ternama dari Korea Selatan. Penandatanganan ini dilakukan pada hari Senin, 13 Mei 2024, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari kedua universitas.

Rektor Unisan Gorontalo, Abdul Gaffar Latjoke, mengungkapkan kerjasama ini meliputi berbagai bidang, termasuk pertukaran mahasiswa, seminar, serta kesempatan studi lanjut bagi dosen di lingkungan civitas akademika Unisan Gorontalo.

Abdul Gaffar mengatakan bahwa kerjasama ini disponsori oleh Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI).

Kerjasama ini merupakan langkah strategis bagi Unisan Gorontalo dalam rangka memenuhi tridharma Perguruan Tinggi dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kami berharap dapat meningkatkan mutu pendidikan, pengajaran, dan pengabdian masyarakat melalui berbagai program, seperti double degree, pengembangan kurikulum bersama, serta kesempatan pembelajaran berbasis proyek dan program magang,” kata Abdul Gaffar.

Selain Unisan Gorontalo, beberapa perguruan tinggi swasta (PTS) lainnya di berbagai daerah di Indonesia juga ikut serta dalam menjalin kerjasama dengan Universitas Dong-A Korea Selatan. Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pertukaran pengetahuan dan sumber daya dengan institusi internasional.

Dalam kerjasama ini, kedua universitas berkomitmen untuk mengembangkan kurikulum bersama yang meliputi perencanaan hasil belajar, konten dan metode pengajaran, serta berbagi sumber daya dan fasilitas. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dan dosen, serta meningkatkan daya saing internasional Unisan Gorontalo.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Unisan Gorontalo dan diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. (HMS)

 

Bagikan Berita Ini :

Menjelang berakhirnya program kompetisi kampus merdeka 2023, mahasiswa melakukan agro expo dengan tujuan untuk menampilkan berbagai jenis dan macam produk yang telah dihasilkan selama mengikuti kegiatan membangun desa melalui KKN-T dan studi independen pertanian berkelanjutan pada Sabtu 16 Desember 2023.

Lokus dua aktivitas tersebut yang berada di Kabupaten Bone Bolango sehingga kegiatan dibuka langsung oleh plt Bupati Bone Bolango Ibu Dr. Merlan S. Uloli, SE, MM dengan bertempat di Desa Monano, Kecamatan Bone.

Pada kegiatan tersebut bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Ichsan Gorontalo khususnya Fakultas Pertanian yang telah menerjunkan mahasiswa Agroteknologi untuk melakukan pengabdian dan pembejalaran kepada masyarakat di Desa Monano Kecamatan Bone sehingga dapat membantu peningkatan ketahanan pangan Desa.

Berbagai macam produk sayuran dihasilkan selama lebih dari 4 bulan mahasiswa berkegiatan diantaranya kacang panjang, mentimun, tomat, terung, kacang tanah, kangkung, cabai rawit dan pakcoy. Selain itu mahasiswa telah membuat sejarah dengan membangun lahan sawah pertama di wilayah Bone Pesisir.

Selain itu apresiasi juga disampaikan bupati karena mahasiswa telah membantu masyarakat dengan membuat teknologi tepat guna yaitu alat pemipil cengkeh yang mampu mengefisiensikan waktu dan biaya hingga 75 %.

Pada kegiatan tersebut, berbagai macam produk yang dipamerkan dan habis dibeli oleh rombongan bupati yang hadir serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan agro expo juga menampilkan beberapa produk pupuk padat dan cair yang dihasilkan oleh mahasiswa KKN-T maupun mahasiswa program studi independen.

Bagikan Berita Ini :

Dalam upaya untuk mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan, lebih dari 25 peserta pelatihan pembuatan pestisida nabati yaitu petani, masyarakat dan mahasiswa di Desa Bulontalangi Timur mengikuti kegiatan pelatihan oleh TIM PKM Dari Universitas Ichsan Gorontalo pada hari Sabtu tanggal 7 Oktober 2023. “Pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan petani tentang cara membuat pestisida nabati yang efektif dan aman.” tutur Ketua TIM I Made Sudiarta, Sabtu (7/10/2023).

Suwandi Said, selaku Kepala BPP Bulango Timur Kabupaten Bonebolango menjelaskan, “Pestisida nabati adalah alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan dibandingkan dengan pestisida kimia. Pestisida nabati ini dapat dibuat dengan bahan-bahan alami seperti daun pepaya, umbi gadung, buah maja, dan tanaman lainnya, yang memiliki sifat-sifat pengendalian hama yang efektif.” Ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan pelatihan.

Peserta pelatihan belajar bagaimana mengidentifikasi dan mengumpulkan bahan-bahan alami, serta cara mengolahnya menjadi pestisida nabati yang dapat digunakan dalam pertanian mereka. Mereka juga diberikan panduan tentang dosis yang tepat dan cara aplikasi yang benar

Peserta pelatihan sangat antusias tentang peluang yang diberikan oleh pelatihan ini. Bapak Yahya Ngoiyo, salah seorang petani milenial yang hadir, berkomentar, “Saya sangat senang bisa belajar cara membuat pestisida nabati. Ini adalah langkah besar menuju pertanian yang lebih berkelanjutan dan sehat untuk tanah kita.”

Milawati Lalla salah satu anggota TIM PKM disela-sela kegiatan pelatihan menambahkan kegiatan seperti ini memberikan harapan bahwa pertanian di masa depan akan lebih berfokus pada keseimbangan alam dan keberlanjutan lingkungan, sambil tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk pertanian yang aman dan berkualitas tinggi.

Bagikan Berita Ini :

Desa Bongopini, yang terletak di Kabupaten Bone Bolango, menjadi pusat kegiatan inovatif dengan diluncurkannya usaha baru oleh Unit Usaha Mahasiswa (UKM) Magister Manajemen (MM) Universitas Ichsan Gorontalo.

Workshop dengan Tema “Membangun Jiwa Technopreneurship di Era Milenial” Yang di laksanakan di Aula Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila pada hari Minggu (25 Juni 2023) diberi nama Kelorbite, dan menggunakan bahan baku kelor. Acara ini dihadiri oleh pemuda, pemudi, dan ibu-ibu di desa tersebut, serta mendapat sambutan hangat dari Ayahanda Ismet Latif, S.Pd, selaku Kepala Desa Bongopini.

Workshop ini juga menghadirkan beberapa pakar ekonomi sebagai pembicara, termasuk Bapak Dr. Ariawan S.Psi, SE., MM, dan Bapak Syamsul SE., MM, yang memberikan wawasan mengenai aspek ekonomi.

Selain itu, pakar energi terbarukan, Bapak Steven Humena, ST., MT, juga memberikan pengetahuan dalam bidang tersebut.Dalam konteks pertanian, pakar pertanian, Bapak Syamsir SP, MP, turut berpartisipasi dalam acara ini untuk memberikan pandangan yang berharga.

Dalam sambutannya Ayahanda Desa Bongopini Ismet latif menyampaikan harapannya “agar kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan terus menerus, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan potensi desa untuk kesejahteraan warganya”.

” Saya berharap agar Program Studi Magister Manajemen dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan desa Bongopini melalui Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendorong perkembangan desa mereka”, Terang Ismet.

Selain itu Ketua Prodi Magister Manajemen Dr. Ariawan, MM menyampaikan “Workshop ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan technopreneurship kepada peserta, serta memotivasi mereka untuk mengembangkan diri dalam era milenial yang dipenuhi dengan inovasi dan teknologi”

“UKM Kelorbite kedepan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pengembangan desa dan kesejahteraan masyarakat setempat sesuai dengan harapan kita semua”. Tutup Ariawan.

Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Ichsan Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam menghubungkan dunia akademik dengan dunia nyata demi memberikan kontribusi positif dalam pengembangan masyarakat. (RT)

Bagikan Berita Ini :

Dilatarbelakangi dengan melihat ketidaksukaan anak-anak dalam mengkonsumsi sayuran terutama sayur bayam, padahal berdasarkan hasil penelitian sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral.

Sehingga berbekal ilmu dari matakuliah Teknologi Buah dan Sayur, kewirausahaan, dan matakuliah pengolahan pangan, memotivasi kelompok mahasiswa Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo untuk membuat diversifikasi olahan bayam yaitu dengan mengolahnya menjadi kerupuk.

Kerupuk merupakan cemilan yang disukai segala usia dan biasanya dikonsumsi bersama nasi.
Ide usaha kerupuk bayamku ini lolos mendapat bantuan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Perguruan Tinggi pada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2023.

“Saya sangat bersyukur mahasiswa Prodi kami (Prodi THP) aktif mencarikan solusi2 bagi permasalahan yang ada di Masyarakat.

Saya berharap program ini dapat berjalan lancar, menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya di Prodi kami untuk melakukan hal yang sama serta menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru untuk masuk ke Prodi Teknologi Hasil Pertanian” ujar Tri Handayani, Ketua Prodi Teknologi Hasil Pertanian Unisan.

Bagikan Berita Ini :

Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo laksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda Magister (S2) dan Sarjana (S1) angkatan XXVI (26), Rabu (21/06/2023).

Agenda yang dilangsungkan di gedung Grand Sumber Ria itu juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) GOSULUTTENG, Munawir Sadzali Razak.

Tahun ini, mahasiswa yang berhasil di wisuda berjumlah 518 orang yang terdiri dari, 11 Magister (S2) dan 507 Sarjana (S1).

“Wisuda tahun ini menjadi spesial karena di tahun ini kita sudah mewisuda angkatan pertama Magister Hukum (S2), dan Insya Allah tahun depan dilanjutkan dengan Magister Manajemen juga”, Ucap Rektor Unisan, Abdul Gaffar Latjoke saat ditemui usai pelaksanaan wisuda selesai.

Kata Gaffar, Program Magister ini ialah untuk memenuhi kebutuhan “SDM” yang ada (Sumber Daya Manusia) di lingkungan Unisan Gorontalo.

” Wisuda tahun ini juga kami selenggarakan hanya selama 2 kali, yakni juli dan Desember nantinya”Jelasnya

Terakhir, Gafar berpesan agar para wisudawan yang tahun ini lulus, dapat bisa mempersembahkan sumbangsihnya kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Bagikan Berita Ini :