Umum

Terapkan Pelayanan Berbasis Online

Semester Depan, Kartu Mahasiswa Berfungsi Sebagai ATM

Rizal Humas | Rabu, 18 Mei 2016 - 07:58:30 WIB | dibaca: 1397 pembaca

Kebersamaan jajaran pimpinan dan dosen di lingkungan Ichsan Group dengan pihak BRI Cabang Kota Gorontalo, baru-baru ini.

Sejalan dengan visi terwujudnya universitas yang berkualitas, bermartabat yang berdaya saing nasional dan internasional, maka secara bertahap Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo terus berbenah diri. Setelah merubah seluruh sarana dan prasarana perkuliahan, seperti halnya meja dan kursi serta fasilitas penunjang perkuliahan dengan model terbaru diadopsi dari Jepang dan Eropa, yang kemudian selanjutnya bekerjasama dengan ITC, salah satu lembaga test bahasa Inggris bersertifikat internasional dalam rangka menyiapkan SDM yang cakap dalam berbahasa asing (Inggris), termasuk juga merencanakan menyiapkan laboratorium bahasa, maka selanjutnya yang dibenahi adalah soal pelayanan atau pengelolaan administrasi akademik, termasuk keuangan. Memang untuk menyeleraskan dengan visi kampus, tentu salah satu yang perlu dikembangkan yakni teknologi informasi. "Jadi semua variabel yang kita yang harus dikembangkan di perguruan tinggi ini, salah satunya Teknologi Informasi," ujar Rektor Unisan Gorontalo DR. Abdul Gaffar La Tjokke, M.Si. Terkait dengan ini, ada beberapa hal yang harus dikerjakan, seperti misalnya keberadaan SIAKUN atau sistem informasi yang kini telah berjalan di kampus. Kemudian berikutnya adalah pengelolaan keuangan yang berbasis IT. Kaitan dengan hal ini, pihak Unisan Gorontalo, termasuk dua kampus lainnya dibawah penyelenggara Yayasan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (YPIPT) Ichsan Gorontalo, masing-masing Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Ichsan  Gorontalo dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ichsan Pohuwato baru-baru ini telah membangun kerjasama dengan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kota Gorontalo. 
"Maka kerjasama dengan BRI dalam rangka memperbaiki pengelolaan keuangan tersebut. Kebetulan BRI punya fasilitas itu, makanya kita kerjasamakan. Nah, ini semua kita lakukan, bagaimana agar semua pengelolaan di kampus kita kelola secara baik dan transparan, sehingga kita bisa saling mengerti," jelas Abdul Gaffar yang juga selaku Ketua Dewan Pembina YPIPT Ichsan Gorontalo. Disamping itu juga, model pelayanan berbasis online seperti ini sebagai kebutuhan untuk akreditasi, karena akreditasi ini menghendaki pengelolaan perguruan tinggi. "Dan sebagai wujud kerjasamanya, maka mulai tahun ini seluruh mahasiswa harus mempunyai kartu mahasiswa yang berbentuk kartu ATM, jadi nantinya akan menyetor 100 ribu, baru keluar kartu mahasiswa dan uangnya menjadi tabungan. Namun dalam hal ini mahasiswa itu harus menabung, artinya diharapkan bisa menjadi nasabah dari bank atau ada aktivitas, meksi itu bukan juga kewajiban. Dengan demikian pembayaran biaya studi bisa lewat kartu tersebut, sehingga menghilangkan antrian di loket pembayaran kampus. Jadi bisa melakukan pembayaran biaya studi dimana pun berada yang terjangkau mesin ATM, saya kira itu," paparnya.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)