Umum

Selama Sebulan Bersinergi Kembangkan Program Posdaya

Mahasiswa KKLP Angkatan XVIII Resmi Jalani Pengabdian

Rizal Humas | Selasa, 02 Februari 2016 - 16:52:14 WIB | dibaca: 2301 pembaca

Rektor Universitas Ichsan Dr Abdul Gaffar La Tjokke M.Si saat memebrikan arahan sekaligus melepas mahasiswa peserta KKLP pada senin tanggal 01 Februari kemarin.

Sebanyak 615 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo yang terdiri dari mahasiswa KKLP Tematik Posdaya dan KKLP Profesi, resmi diserahterimakan kepada pemerintah Kota Gorontalo, Senin (1/2) kemarin. Sebelum diserahkan kepada pemerintah Kota Gorontalo, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti acara pelepasan yang dilangsungkan di pelataran kampus Unisan Gorontalo. Banyak hal yang kemudian disampaikan Rektor Unisan Gorontalo, DR. Abdul Gaffar La Tjokke, M.Si kepada seluruh mahasiswa peserta. Salah satu yang menjadi inti penyampaian, yakni mahasiswa diminta untuk menjaga nama baik almamater selama menjalani kegiatan pengabdian dimasyarakat, termasuk dalam hal ini menjaga hubungan dengan pemerintah setempat. Sementara saat diterima oleh pemerintah Kota Gorontalo dihadapan jajaran pemerintah Kota Gorontalo yang pada kesempatan itu diwakili oleh Wakil Walikota dr. Charles Budi Doku dan Sekretaris Kota (Sekkot) DR. Darwis Salim, Abdul Gaffar mengatakan bahwa khusus untuk Posdaya, seperti diketahui pemerintah Kota sekarang ini sangat menggalakkan kegiatan Posdaya. Untuk itu, mahasiswa KKLP Unisan siap mensukseskan program tersebut. "Sehingga dengan demikian, kelurahan-kelurahan yang selama ini kesulitan dalam pengembangan Posdaya, insya Allah bisa diatasi bersama di lapangan," ujar Abdul Gaffar. Lanjut Abdul Gaffar, tujuan daripada KKLP ini adalah untuk membantu masyarakat, terutama dalam rangka meningkatkan atau mensukseskan kegiatan ekonomi kerakyatan atau ekonomi kreatif sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah Kota. "Olehnya harapan kami kepada seluruh mahasiswa agar benar-benar melihat apa kekurangan di lokasi, kemudian dicarikan jalan keluarnya bersama-sama pemerintah setempat, baik itu lurah, camat dan bahkan pemerintah Kota," harapnya. Disamping itu, Abdul Gaffar juga menitipkan pesan kepada mahasiswa untuk mengikuti semua kegiatan yang diprogramkan. Yang jelas pihak Unisan sudah menyiapkan semuanya, mahasiswa sudah dibekali, seperti bagaimana ekonomi kerakyatan itu bisa disukseskan. Dimana, untuk mensukseskan ekonomi kerakyatan berarti kita harus menjalin dan mengembangkan usaha yang besar, untuk kesejahteraan masyarakat di kelurahan. "Kita tahu bahwa bagaimana menghadapi persaingan usaha itu, bagaimana mempertahakan usaha yang sudah didapat, agar bisa bertahan dan maju lagi. Saya kira dengan konsep ini, bisa dikolaborasikan dengan konsep-konsep Posdaya yang ada, sehingga posdaya itu benar-benar bisa terwujud sesuai dengan program yang akan datang," paparnya. Yang pasti selama sebulan berada di lokasi pengabdian yang terbagi di 17 kelurahan dari tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Hulonthalangi, Dumbo Raya dan Kota Barat, semua mahasiswa bebas dari yang namanya narkoba dan miras. Bahkan, ada sanksi tegas yang akan diberikan pihak kampus kepada mahasiswa yang kedapatan narkoba dan miras. Sementara untuk mahasiswa peserta KKLP Profesi, sebagaimana dijelaskan Abdul Gaffar, merupakan mahasiswa yang ditempatkan di kantor-kantor pemerintahan dan swasta sesuai dengan bidan profesinya. "Semoga kolaborasi kampus dengan program pemerintah dapat disukseskan bersama, sehingga pelaksanan kegiatan dapat berjalan baik," tandasnya. (Rizal/Humas Ichsan)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)