Umum

Belajar Good Governance

Abdul Gaffar : Sinkronkan Teori dan Praktek

Rizal Humas | Rabu, 24 Mei 2017 - 10:07:49 WIB | dibaca: 193 pembaca

Kebersamaan jajaran dosen dan pimpinan di Unisan dengan Wabup Bone H. Ambo Dalle dan jajarannya, usai pelaksanaan kulia tamu. (Foto : dok)

Ichsan Group (Unisan, STMIK Ichsan Gorontalo dan STIE Ichsan Pohuwato) merupakan tiga kampus dibawah kelola Yayasan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (YPIPT) Ichsan Gorontalo yang terkenal dengan slogan good governance. Ini tentu memiliki arti bahwasanya ketiga kampus ini senantiasa bertekad didalam meningkatkan tata kelola perguruan tinggi sebagaimana yang menjadi standar pendidikan tinggi (dikti). Maka dari itu, baru-baru ini, Ichsan Group, khususnya Unisan mengundang Wakil Bupati Bone H. Ambo Dalle yang didaulat sebagai pembicara kuliah umum atau kuliah tamu dengan tema pokok soal good governance. Seperti diketahui good governance adalah suatu penyelengaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi dana investasi dan pencegahan korupsi baik secara politik maupun secara administratif menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan legal dan politican framework bagi tumbuhnya aktifitas usaha. Good governance pada dasarnya adalah suatu konsep yang mengacu kepada proses pencapaian keputusan dan pelaksanaannya yang dapat dipertanggungjawabkan secara bersama. Sebagai suatu konsensus yang dicapai oleh pemerintah, warga negara, dan sektor swasta bagi penyelenggaraan pemerintahan dalam suatu negara. Rektor Unisan Dr. Abdul Gaffar La Tjokke, M.Si mengaku good governance ini, tidak hanya berlaku di pemerintahan, namun juga lembaga-lembaga swasta, termasuk di perguruan tinggi. Diakuinya, selama ini, bahkan sejak awal dirinya senantiasa mendorong Unisan, termasuk dua kampus lainnya dibawah Ichsan Group untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan dalam rangka menuju good governance. Tentu pada penerapannya, good governance, perlu memadukan antara teori dan praktek. Teori tentu memiliki banyak pandangan dan kajian didalamnya, sedangkan praktek lebih pada pengaplikasian di lapangan. "Kalau sistem yang dijalankan baik, maka tentu good governance yang diharapkan dapat terwujud. Kalau kita di perguruan tinggi lebih pada tata kelola, sejauh mana semua unsur pendukung dalam proses penyelenggaraan pendidikan tinggi berkembang atau pun sesuai dengan standar yang ada," tutur Abdul Gaffar. Sementara terkait kuliah tamu tersebut, Ketua Dewan Pembina YPIPT Ichsan Gorontalo itu, mengatakan pihaknya tentu sangat merespon baik akan hal ini. Bahkan, pihaknya berharap kuliah tamu yang dibawakan H. Ambo Dalle, bukan yang terakhir, tapi ini sebagai awal untuk kedepannya. "Kita berharap kuliah tamu ini bukan yang terakhir, karena berbagi pengalaman tentang pemerintahan yang baik sangat diharapkan sebagai bahan referensi bagi mahasiswa didalam meningkatkan keilmuan mereka," tukasnya.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)